Memprihatinkan Spekulasi di Lantai Bursa Indonesia Meningkat 138,88%

Posted on Disember 23, 2008. Filed under: ekonomi, fiqh |

Kadiv Pemasaran BEI (Indonesia Stock Exchange/IDX), Wan Wei Yiong, sebagaimana dilaporkan Antara hari ini (25/6/2008), mengatakan transaksi saham di Bursa Efek Indonesia rata-rata Rp 5,7 trilyun meningkat sepuluh kali lipat dibandingkan tahun 2003. Menurut Wan, hal ini menunjukan perekonomian Indonesia dalam keadaan lebih aktif dan lebih kondusif untuk berinvestasi.

Peningkatan volume atau nilai kapitalisasi saham di bursa efek Indonesia sangat memprihatinkan. Jika transaksi harian saat rata-rata Rp 5,7 trilyun, pada akhir tahun 2007 meningkat 138,88 persen dibandingkan tahun 2006, dari Rp 1,8 trilyun menjadi Rp 4,3 trilyun. Ini menunjukan semakin lama perekonomian Indonesia semakin menggelembung dan semakin palsu (bubble economy).

Bagaikan jarak bumi dan langit, penggelembungan di lantai bursa ini sangat tidak relevan dengan kondisi kesejahteraan dan perekonomian masyarakat yang semakin terhimpit. Bagaimana mungkin saat beban hidup masyarakat semakin berat akibat kebijakan zalim pemerintahan SBY-JK menaikan harga BBM dan dampak lonjakan harga pangan dunia, transaksi di lantai bursa justru semakin bubble. Dari aspek kegiatan ekonomi riil, beban PLN, beban industri kecil, menengah, dan besar, da kegiatan sektor perekonomian lainnya bertambah berat sehingga ancaman PHK kini malah menghantui sebagian pekerja Indonesia.

Dalam perekonomian kapitalis, bursa saham merupakan leading indicator bagi kecenderungan ekonomi suatu negara. Sementara dari sisi syariat, leading indicator Kapitalis ini dikatagorikan sektor perekonomian yang keji dan termasuk aktivitas setan. Kapitalisme memandang transaksi di lantai bursa merupakan kegiatan jual beli dengan istilah yang sangat menipu yaitu investasi. Sebenarnya, kegiatan di lantai bursa bukanlah kegiatan investasi tetapi kegiatan spekulatif yang lebih berfungsi sebagai mesin penghisap kekayaan suatu bangsa/negara dibandingkan sarana distribusi kekayaan.

Hakikatnya kegiatan di lantai bursa adalah kegiatan perjudian, sebab tidak ada kegiatan produksi, perdagangan, dan konsumsi. Apa yang diperdagangankan di pasar modal hanyalah lembaran kertas baik berupa saham, obligasi, atau pun produk turunannya, sehingga transaksi yang terjadi pada setiap pelaku yang ingin ambil untung (capital gain) maka yang lain pasti “buntung”. Inilah yang dinamakan zero sum game, permainan yang menjadi karakteristik perjudian.

Dalam Q.S. al-Mai’dah ayat 90-91, Allah SWT memperingatkan orang-orang beriman agar tidak melakukan perbuatan judi, sebab judi merupakan perbuatan keji yang menjadi tabiat perilaku setan. Apalagi perjudian di lantai bursa bukanlah perjudian biasa melainkan perjudian sistemik yang melibatkan dana besar, menyedot potensi dan kekuatan perekoomian suatu negara, dan menjadi senjata perusak ekonomi. Bahkan kebanyakan perjudian di lantai bursa banyak melibatkan dana-dana publik yang ada di perbankan, dana pensiun, dan perusahaan asurasi.

Dalam pandangan syariat lainnya, transaksi di bursa efek merupakan transaksi batil dengan adanya unsur riba. Dalam al-Qur’an Suarah al-Baqarah ayat 275, Allah SWT menyatakan riba bukanlah kegiatan ekonomi yang lazim sebagaimana lazimnya kegiatan produksi dan perdagangan di sektor riil.

Allah juga menyatakan riba terlarang dalam Islam dan mengancam para pelaku riba seperti para pelaku perdagangan saham di bursa efek dengan ancaman siksa api neraka dan kekal abadi di dalamnya bila tidak menghentikan kegiatan transaksi ribawi. Bahkan dalam Q.S. al-Baqarah ayat 279, Allah SWT menyatakan dengan keras bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangi orang-orang yang memakan riba.

Sebagai negara yang mayoritas penduduknya muslim sudah seharusnya Indonesia menutup bursa efek dan lembaga sejenis lainnya. Sementara bagi setiap orang Indonesia yang masih beriman terhadap Allah SWT dan Rasulullash SAW, maka segeralah tinggalkan kegiatan keji dan batil di lantai bursa jika tidak ingin mendapatkan murka Allah SWT. Sudah saatnya umat Islam Indonesia memikirkan dan memperjuangan sistem ekonomi Islam berdasarkan Syariah.

Make a Comment

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: