Biru Untuk Langit, Hitam Untuk Malam

Posted on Disember 16, 2008. Filed under: akhlak, cerpen | Tag: |

Akhirnya Boy nongol juga ke rumah Vivi ‘n langsung langsung aja diboyong ke ruang belajar Seno, kakaknya Vivi.
“Assalamu’alaikum,” sapa Boy. “Walaikum Salam” Seno langsung nyalamin tangannya Boy. Nggak banyak omong langsung aja komputer yang lagi ngadat itu dengan pasrah diacak-acak. Dinyalain, diliatin programnya. Setelah dikira-kira bad sector-nya dimana, seketika itu juga komputer yang dengan manisnya duduk di atas meja, dibongkar. Tutup CPU-nya dibuka. (selanjutnya…)

Advertisements
Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...